CONTOH SOAL UKM
Disusun
oleh
HAMZAN
WADI
2013110023
FAKULTAS EKONOMI
PROGRAM STUDI AKUNTANSI
UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGA DEWI
MALANG
2015
Koperasi Serba Usaha
Contoh
kasus Koperasi Serba Usaha (Sumber: Rudianto; Buku Akuntansi Koperasi Edisi
Kedua)
Koperasi
Harapan Bersama adalah koperasi serba usaha yang beroperasi di Surabaya.
Bidang
usaha koperasi ini adalah simpan pinjam dan penjualan berbagai produk kepada
para anggotanya dan masyarakat umum.
Selain
menjual barang, koperasi juga memberikan jasa penyewaan kendaraan kepada
masyarakat. Jadi koperasi ini merupakan gabungan dari koperasi simpan pinjam
dan koperasi konsumen.
Neraca Koperasi Harapan Bersama per 1 Januari 2010 adalah sebagai
berikut:
Koperasi Harapan Bersama
Neraca
per 1 Januari 2010
Kas
|
220.000.000
|
Utang Usaha
|
260.000.000
|
Piutang Anggota
|
167.500.000
|
Simpanan Sukarela
|
40.000.000
|
Persediaan
|
100.000.000
|
Dana Sosial
|
25.000.000
|
Perlengkapan Kantor
|
2.500.000
|
Dana Anggota
|
80.000.000
|
Peralatan Kantor
|
46.000.000
|
Utang Bank
|
175.000.000
|
Akumulasi Penyusutan Peralatan
|
(8.000.000)
|
||
Kendaraan
|
220.000.000
|
Simpanan Pokok
|
50.000.000
|
Akumulasi Penyusutan Kendaraan
|
(40.000.000)
|
Simpanan Wajib
|
110.000.000
|
Bangunan
|
250.000.000
|
Cadangan
|
160.000.000
|
Akumulasi Penyusutan Bangunan
|
(58.000.000)
|
||
Total Aktiva
|
900.000.000
|
Total Kewajiban
|
900.000.000
|
Transaksi yang dilakukan oleh koprasi “Harapan Bersama“ selama bulan
Januari 2010 adalah:
3/1/2010
Dibeli sejumlah barang dagangan senilai
Rp 80.000.000, dimana sebanyak Rp25.000.000 dibayar tunai dan sisanya akan
dibayar pada bulan Februari 2010.
6/1/2010
Lima belas anggota koperasi yang telah
mengajukan pinjaman uang kepada koperasi memperoleh persetujuan dari pengurus.
Masing-masing memperoleh pinjaman uang sebanyak Rp 6.000.000. Atas pemberian
pinjaman ini, setiap anggota dikenakan biaya provisi sebesar Rp 100.000.
8/1/2010
Diterima angsuran piutang dari sejumlah
anggota koperasi dengan total pembayaran sebesar Rp 26.500.000. Dari sejumlah
penerimaan tersebut, sebanyak Rp 22.000.000 merupakan angsuran pokok dan
sisanya merupaka pendapatan bunga.
11/1/2010 Sejumlah barang dagangan dengan harga pokok Rp 32.000.000
dijual secara tunai seharga Rp 35.500.000 kepada PT. Merah Delima, salah satu
perusahaan yang berlokasi di dekat koperasi tersebut.
12/1/2010 Sejumlah anggota koperasi menarik simpanan
sukarela yang mereka miliki sebesar Rp 12.000.000.
14/1/2010 Diberikan bantuan sosial kepada masyarakat
tidak mampu di salah satu desa, senilai Rp 6.000.000.
16/1/2010 Dibayar tunai beban bunga bank sebesar Rp
3.500.000.
17/1/2010 Dijual secara kredit barang dagangan yang
berharga pokok Rp 27.000.000 kepada sejumlah anggota dengan harga jual sebesar
Rp 29.000.000.
19/1/2010 Dibayar utang usaha kepada pemasok barang
koperasi sebesar Rp 45.000.000.
21/1/2010 Sejumlah anggota koperasi menyimpan uangnya
sebesar Rp 17.200.000 sebagai simpanan sukarela.
23/1/2010 Dibagikan bagian SHU untuk anggota, dimana
sebesar Rp 32.000.000 diterima secara tunai oleh anggota dan sebesar Rp
48.000.000 disimpan oleh anggota dalam bentuk Simpanan Sukarela di koperasi.
25/1/2010 Dibayar beban listrik, air, dan telepon sebesar
Rp 3.100.000 secara tunai
27/1/2010 Dijual secara kredit barang dagangan yang
berharga pokok Rp 29.000.000 kepada sejumlah anggota dengan harga jual Rp
31.500.000.
28/1/2010 Dibayar beban transportasi dalam berbagai
bentuknya, seperti bahan bakar minyak, ongkos tol, dsb sebesar Rp 1.300.000
secara tunai.
29/1/2010 Dibayar beban reparasi kendaraan sebesar Rp
1.500.000 secara tunai ke bengkel Formula.
30/1/2010 Sejumlah barang dagangan dengan harga pokok Rp
41.000.000 dijual seharga Rp 45.500.000 kepada PT. DoMiNo, salah satu
perusahaan yang berlokasi di dekat koperasi. PT. DoMiNo membayar sebesar Rp
15.500.000 secara tunai dan sisanya akan dibayar dalam waktu 2 bulan.
31/1/2010 Dibayar gaji pegawai koperasi untuk bulan
Januari 2010 sebesar Rp 6.200.000.
Jurnalnya
adalah sebagai berikut:
3/1/2010
|
Persediaan
|
80.000.000
|
|
Kas
|
25.000.000
|
||
Utang Usaha
|
55.000.000
|
||
6/1/2010
|
Piutang Anggota
|
90.000.000
|
|
Kas
|
88.500.000
|
||
Partisipasi
Jasa Provisi
|
1.500.000
|
||
8/1/2010
|
Kas
|
26.500.000
|
|
Piutang
Anggota
|
22.000.000
|
||
Partisipasi
Jasa pinjaman
|
4.500.000
|
||
11/1/2010
|
Kas
|
35.500.000
|
|
Penjualan
|
35.5000.000
|
||
Harga Pokok Penjualan
|
32.000.000
|
||
Persediaan
|
32.000.000
|
||
12/1/2010
|
Simpanan Sukarela
|
12.000.000
|
|
Kas
|
12.000.000
|
||
14/1/2010
|
Dana Sosial
|
6.000.000
|
|
Kas
|
6.000.000
|
||
16/1/2010
|
Beban Bunga Bank
|
3.500.000
|
|
Kas
|
3.5000.000
|
||
17/1/2010
|
Piutang Anggota
|
29.000.000
|
|
Partisipasi
Bruto Anggota
|
29.000.000
|
||
Beban Pokok
|
27.000.000
|
||
Persediaan
|
27.000.000
|
||
19/1/2010
|
Utang
Usaha
|
45.000.000
|
|
Kas
|
45.000.000
|
||
21/1/2010
|
Kas
|
17.200.000
|
|
Simpanan Sukarela
|
17.200.000
|
||
23/1/2010
|
Dana
Anggota
|
80.000.000
|
|
Kas
|
32.000.000
|
||
Simpanan Sukarela
|
48.000.000
|
||
25/1/2010
|
Beban
Listrik, Air, dan Telepon
|
3.100.000
|
|
Kas
|
3.100.000
|
||
27/1/2010
|
Piutang
Anggota
|
31.500.000
|
|
Beban
Pokok
|
29.000.000
|
||
Partisipasi Bruto Anggota
|
31.500.000
|
||
Persediaan
|
29.000.000
|
||
28/1/2010
|
Beban
Transportasi
|
1.300.000
|
|
Kas
|
1.300.000
|
||
29/1/2010
|
Beban
Reparasi
|
1.500.000
|
|
Kas
|
1.500.000
|
||
30/1/2010
|
Kas
|
15.500.000
|
|
Piutang
Usaha
|
30.000.000
|
||
Penjualan
|
45.500.000
|
||
Harga
Pokok Penjualan
|
41.000.000
|
||
Persediaan
|
41.000.000
|
||
31/1/2010
|
Beban
Gaji
|
6.200.000
|
|
Kas
|
6.200.000
|
Berdasarkan jurnal di atas, kita dapat mempostingnya ke buku besar. Dan
setelah diperoleh saldo akhir dari masing-masing Buku Besar dapat dibuat Neraca Saldo per 31 Januari 2010,
sebagai berikut:
Kas
|
90.600.000
|
|
Piutang dagang
|
296.000.000
|
|
Piutang Usaha
|
30.000.000
|
|
Persediaan
|
51.000.000
|
|
Perlengkapan
|
2.500.000
|
|
Peralatan
|
46.000.000
|
|
Akumulasi Penyusutan Peralatan
|
8.000.000
|
|
Kendaraan
|
220.000.000
|
|
Akumulasi Penyusutan Kendaraan
|
40.000.000
|
|
Bangunan
|
250.000.000
|
|
Akumulasi Penyusutan bangunan
|
58.000.000
|
|
Utang Usaha
|
270.000.000
|
|
Utang Bank
|
175.000.000
|
|
Simpanan Sukarela
|
93.200.000
|
|
Dana Sosial
|
19.000.000
|
|
Dana Anggota
|
-
|
|
Simpanan Pokok
|
50.000.000
|
|
Simpanan Wajib
|
110.000.000
|
|
Cadangan
|
160.000.000
|
|
Partisipasi Bruto Anggota
|
60.500.000
|
|
Partisipasi Jasa Pinjaman
|
4.500.000
|
|
Partisipasi
Jasa Provisi
|
1.500.000
|
|
Penjualan
|
81.000.000
|
|
Beban
Pokok
|
56.000.000
|
|
Beban
Bunga Bank
|
3.500.000
|
|
HPP
|
73.000.000
|
|
Beban
Listrik, Air, Telepon
|
3.100.000
|
|
Beban
Transportasi
|
1.300.000
|
|
Beban
Gaji
|
6.200.000
|
|
Beban
Reparasi
|
1.500.000
|
|
TOTAL
|
1.130.700.000
|
1.130.700.000
|
Berdasarkan Neraca Saldo tersebut, maka dapat disusun Laporan Keuangan,
sebagai berikut:
Koperasi Harapan Bersama
Laporan Hasil Usaha
Periode Januari 2010
Partisipasi Bruto Anggota
|
60.500.000
|
||
Partisipasi Jasa Pinjaman
|
4.500.000
|
||
Partisipasi Jasa Provisi
|
1.500.000
|
||
Total Partisipasi
Anggota
|
66.500.000
|
||
Beban Pokok
|
56.000.000
|
||
Beban Bunga Bank
|
3.500.000
|
||
Total Beban Pokok
|
(59.500.000)
|
||
Partisipasi Neto
|
7.000.000
|
||
Penjualan
|
81.000.000
|
||
HPP
|
(73.000.000)
|
||
Laba Kotor
|
8.000.000
|
||
SHU Kotor
|
15.000.000
|
||
Beban-beban Operasi:
|
|||
Beban Listrik,
Air, Telepon
|
3.100.000
|
||
Beban Transportasi
|
1.300.000
|
||
Beban Gaji
|
6.200.000
|
||
Beban Reparasi
|
1.500.000
|
||
Total Beban Operasi
|
(12.100.000)
|
||
SHU
|
2.900.000
|
Koperasi Harapan Bersama
Neraca
Per 31 Januari 2010
AKTIVA
|
PASSIVA
|
||
Kas
|
90.600.000
|
Utang Usaha
|
270.000.000
|
Piutang Anggota
|
296.000.000
|
Utang Bank
|
175.000.000
|
Piutang Usaha
|
30.000.000
|
Simpanan Sukarela
|
93.200.000
|
Persediaan
|
51.000.000
|
Dana Sosial
|
19.000.000
|
Perlengkapan
|
2.500.000
|
Simpanan Pokok
|
50.000.000
|
Peralatan
|
46.000.000
|
Simpanan Wajib
|
110.000.000
|
Akumulasi Penyusutan Peralatan
|
(8.000.000)
|
Cadangan
|
160.000.000
|
Kendaraan
|
220.000.000
|
SHU Periode Berjalan
|
2.900.000
|
Akumulasi Penyusutan Kendaraan
|
(40.000.000)
|
||
Bangunan
|
250.000.000
|
||
Akumulasi Penyusutan bangunan
|
(58.000.000)
|
||
TOTAL AKTIVA
|
880.100.000
|
TOTAL PASIVA
|
880.100.000
|
Dalam menyusun Laporan keuangan bulanan, SHU bulanan
yang diperoleh harus ditampung dalam akun SHU Periode Berjalan. Hal ini berguna
untuk memberikan informasi kepada pembaca laporan keuangan tentang ekuitas
koperasi pada suatu saat tertentu.
Namun, saat menyusun Laporan Keuangan tahunan, SHU
tahunan harus langsung dialokasikan ke berbagai akun dana yang dimiliki
koperasi saat membuat jurnal penutup. (Silakan lihat kembali Bab 4 Akuntansi Koperasi Simpan Pinjam
dalam bahasan Jurnal Penutup)





